1Langkah-langkah yang benar untuk menjalankan program aplikasi Adobe Photoshop 7.0 adalah (Point : 2) a)Klik Start >> Program >> Adobe >> Photoshop 7.0 b)Klik Start >> Setting >> Adobe Photoshop 7.0 c)Klik Start >> Program >> Adobe Photoshop 7.0 d)Klik Start >> Run >> Adobe Photoshop 7.0 e)Klik Start >> Program >> CorelDraw 11. Backlight membantu untuk menghilangkan masalah ini. Back light juga mungkin memerlukan penggunaan reflektor atau lampu kilat untuk mencerahkan bayangan gelap dan meningkatkan detail subjek. Back light juga digunakan untuk menghasilkan efek siluet. MengaturExposure menjadi lebih gelap agar menghasilkan suasana yang lebih dramatis. Oleh karena itu, fotografer harus memahami pengaturan dari segitiga exposure (ISO, Aperture, dan juga Shutter Speed). Untuk membuat foto Low Key portrait terlihat lebih dramatis maka sebaiknya menggunakan satu cahaya yang berasal dari samping. BrightnessContrast berfungsi untuk mengatur cahaya terang atau gelap. Atur brightness dan contrast usahakan supaya tidak terlalu gelap atau terlalu terang. b. Klik Levels Level berfungsi untuk memperbaiki foto yang terlalu gelap atau terlalu terang. Perhatikan gambar diatas ada 3 point yang harus anda ketahui. CN6Y. Pencahayaan, adalah salah satu faktor utama yang bisa membuat gambar yang bagus atau jelek. Mari kita bicara tentang bagaimana kita bisa memanfaatkan pencahayaan dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan hasil terbaik dari suatu bidikan. Dilaporkan oleh Tomoko Suzuki “Exposure” Pencahayaan mengacu ke kecerahan dalam gambar sebagaimana ditentukan oleh interaksi antara aperture dan kecepatan rana Hal yang perlu dicatat - Kamera dilengkapi dengan fungsi Auto exposure AE. - Kita mengacu ke kecerahan yang dihitung dan ditetapkan oleh kamera sebagai “correct exposure” pencahayaan tepat. - Jika pencahayaan yang tepat tidak memuaskan, Anda bisa menggunakan exposure compensation kompensasi pencahayaan untuk menyesuaikannya. Kata "exposure" pencahayaan mengacu ke volume cahaya yang diambil saat gambar dibidik, yang memengaruhi kecerahan gambar yang dihasilkan. Volume cahaya ini pada dasarnya ditentukan oleh kombinasi pengaturan aperture dan kecepatan rana. Kamera DSLR dilengkapi dengan fungsi Auto exposure AE. Oleh karena itu, dalam kondisi normal, di mana kecepatan ISO konstan, Anda tidak perlu memikirkan tentang pengaturan aperture atau kecepatan rana yang akan memberi Anda pencahayaan memadai, karena ini akan secara otomatis ditetapkan oleh kamera. Kita bisa mendapatkan hasil yang bagus pada segala macam pemandangan dan subjek dengan pencahayaan yang ditetapkan secara otomatis ini, yang kita sebut “correct exposure” pencahayaan tepat. Namun demikian, pencahayaan tepat mungkin bukan merupakan pencahayaan yang optimal untuk suatu pemandangan, karena tergantung pada kondisi pemandangan dan subjeknya, ada kalanya kecerahan pemandangan tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Apabila hal ini terjadi, kita selalu dapat memanfaatkan fitur kompensasi pencahayaan untuk menyesuaikan level kecerahan. Apabila kita ingin agar gambarnya terlihat lebih gelap, kita bisa menetapkan nilai kompensasi pencahayaan negatif “-“. Jika kita ingin gambar yang lebih cerah, kita bisa menetapkan nilai positif “+“. Bahkan, apabila mengambil gambar dengan situasi yang sama, atau subjek yang sama, penyesuaian sederhana pada pencahayaan bisa memberi Anda hasil yang sangat berbeda. Dengan kata lain, seni kompensasi pencahayaan adalah sesuatu yang kita semua harus pelajari untuk mengambil gambar yang bagus. Apabila kita membuka keran aperture, waktu yang diperlukan air untuk mengumpul kecepatan rana akan lebih pendek Apabila keran =aperture dibuka lebih jauh, semakin banyak air =cahaya akan mengalir masuk dan waktu yang diperlukan air untuk terkumpul =kecepatan rana diperpendek =menjadi lebih cepat, dan ini cukup untuk mendapatkan pencahayaan yang bagus. Sebaliknya, keran =aperture ditutup, air yang mengalir akan sedikit =cahaya, waktu yang diperlukan air untuk terkumpul =kecepatan rana menjadi lebih lama. Konsep 1 Hasil pencahayaan dari interaksi antara aperture dan kecepatan rana Dengan menggunakan salah satu kombinasi berikut ini, akan menghasilkan level kecerahan yang sama 1. Aperture lebih besar f-number lebih kecil + kecepatan rana lebih pesat 2. Aperture lebih kecil f-number lebih besar + kecepatan rana lebih lambat Cermati contoh 3, 5 dan 7 di bawah ini. Semua contoh ini adalah hasil kombinasi kecepatan rana dan aperture yang berbeda-beda. Tetapi, Anda melihat kecerahan yang sama pencahayaan dalam gambar. Contoh 3, 5 dan 7, semuanya memiliki kecerahan yang sama correct exposure Contoh 1 terlalu berlebihan cahaya Contoh 9 kurang cahaya Konsep 2 Fungsi auto exposure AE Cermati bagan di bawah ini. Ditunjukkan secara jelas, bahwa ada beberapa pola kombinasi aperture dan kecepatan rana. Mungkin Anda sulit menentukan kombinasi yang harus dipilih. Namun demikian, kamera digital dilengkapi dengan beberapa fungsi pencahayaan otomatis Automatic Exposure AE yang sangat nyaman, sehingga menyederhanakan prosesnya. Ada “Program AE mode” [ P ] mode di mana kamera secara otomatis menetapkan keduanya, aperture dan kecepatan rana; “Shutter-priority AE” [ Tv ] mode, di mana Anda menetapkan kecepatan rana dan kamera menentukan aperture; dan “Aperture-priority AE” [ Av ] mode di mana Anda menetapkan aperture dan kamera menentukan kecepatan rana. Kami akan menjelaskan lebih lanjut tentang semua mode ini dalam artikel mendatang, jadi tunggu saja! Setelah Anda menetapkan kamera ke salah satu dari mode ini, Anda hanya perlu melepaskan rana, dan Anda akan mendapatkan gambar dengan pencahayaan yang sesuai. Nyaman dan tidak repot! Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami! Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi. Diterbitkan oleh Impress Corporation Setelah lulus dari Tokyo Polytechnic University Junior College, Suzuki bergabung dengan perusahaan periklanan. Dia juga bekerja sebagai asisten fotografer, termasuk Kirito Yanase, dan mengkhususkan diri dalam bidikan komersial untuk produk perlengkapan busana dan kosmetik. Sekarang, dia bekerja sebagai fotografer studio untuk produsen perlengkapan busana. Pencahayaan Dalam Fotografi – Pencahayaan sendiri adalah sebuah unsur-unsur yang paling utama di dalam fotografi. Sebab fotografi sendiri adalah sebuah kreativitas yang dimainkan dengan cahaya. Maka dari itu sangat penting sekali untuk memahami serta mempelajari konsep pencahayaan dalam fotografi. Adapun teknik-teknik pencahayaan dalam fotografi, yuk baca penjelasannya masing masing dibawah ini. Jenis Pencahayaan Fotografi Dibawah ini adalah berbagai macam pencahayaan pada kamera, yang tentunya harus kamu tahu. Adapun jenis macam pencahayaan pada kamera adalah sebagai berikut ini. 1. Front Light Front Light adalah posisi cahaya berada di depan objek, sehingga pada dibagian depan objek akan mendapatkan cahaya penuh. Cahaya yang datang saling berhadapan dengan area yang menjadi fokus utama objek foto, sehingga objek akan mendapatkan pencahayaan yang penuh. Kelebihan dari teknik ini adalah kita dapat memperoleh informasi warna yang yang dimiliki oleh objek yang akan difoto. Akan tetapi, teknik front light mempunyai kekurangan yaitu objek utama akan terkesan datar atau flat. 2. Side Light Side Light adalah posisi cahaya berada pada sisi samping dari objek. Sehingga bayangan dan terang objek akan terbagi menjadi dua, bagian terang dan bagian gelap serta bayangan akan berada pada posisi yang berlawanan. Teknik ini sangat penting dalam fotografi hitam putih yang mengandalkan warna abu-abu bukan warna, untuk menangkap subjek. Bayangan yang disebabkan oleh pencahayaan dari samping akan mengungkapkan detail yang dapat membuat foto terlihat lebih menarik. Foto yang dibuat dengan teknik slide light ini biasanya memiliki bayangan yang kontras. Untuk mengurangi kontras, kamu hanya tinggal menambahkan lampu kilat. 3. Oval Light Oval Light adalah posisi dimana cahaya berada 3/4 objek, sehingga pada bagian depan objek akan mendapatkan cahaya penuh. Teknik ini mempunyai karakteristik yaitu bisa memunculkan dimensi pada objek tanpa menghilangkan karakter warna yang dimilikinya. Oval Light banyak digunakan dalam studio, biasanya digunakan reflector untuk membantu dalam memotret menggunakan teknik ini. 4. Back Light Backlight adalah posisi cahaya yang tepat pada bagian belakang objek. Sehingga sisi depan objek akan terlihat menjadi gelap dan tercipta garis garis cahaya pada bagian belakang objek secara tegas. Jenis pencahayaan ini sangat cocok untuk memotret seseorang di luar ruangan dibawah matahari yang cerah. Back light juga bisa digunakan untuk menghasilkan efek siluet. 5. Rim Light Rim Light adalah posisi cahaya tepat berada di bagian dengan posisi sudut 1/4 objek. Sehingga pada bagian depan objek akan gelap dan akan timbul garis pada bagian tepian objek. Teknik ini memiliki karakteristik yaitu menampilkan bentuk garis yang jelas dan membentuk kilauan pada bagian tepi belakang objek yang akan dipotret. 6. Top Light Top Light merupakan teknik pencahayaan yang memanfaatkan arah cahaya yang datang dari bagian atas objek yang akan dipotret. Teknik ini sendir memiliki tujuan yaitu membuat foto yang bagian atas objeknya memiliki kilauan sehingga menimbulkan kesan yang sangat menarik. 7. Ray Of Light Ray Of Light merupakan teknik pencahayaan yang memanfaatkan karakteristik cahaya, yang muncul karena terobosan melalui debu, awan, dan benda lainya. Teknik yang satu ini sangat mudah untuk ditemukan yaitu ketika waktu pagi hari, ketika matahari hendak terbenam. Dimana saat itu kondisi cuaca yang agak mendung. 8. Existing Light Teknik ini biasa disebut juga dengan cahaya yang tersedia atau fotografi cahaya natural. Existing Light yaitu pembuatan gambar dengan cahaya yang kebetulan berada di tempat kejadian foto itu diambil. Cahaya yang termasuk di dalam existing light seperti cahaya dari meja, lantai, jendela, dan lainnya. Dengan menggunakan teknik ini seorang fotografer dapat memainkan atau membuat gambar secara kreatif serta dramatis. Karena teknik ini membebaskan sang fotografer untuk bergerak. Untuk foto existing light, camera kalian harus dilengkapi dengan lensa cepat setidaknya f/ Shutter kamera harus memiliki pengaturan T atau B, dan eksposur lebih dari sekitar 1/60 detik, sebelum mengetahui tentang existing light. Pahami terlebih dahulu istilah di dalam fotografi. 9. Artificial Light Artificial Light adalah cahaya yang sengaja kita buat ketika sedang membuat gambar foto. Sebagai fotografer kita bisa mengatur besar-kecilnya serta mengubah arah penyinaran dari cahaya tersebut. Seperti contoh lampu flash, lampu studio, dan senter. 10. Available Light Available Light adalah cahaya yang telah tersedia secara alami di lingkungan sekitar. Seorang fotografer tidak bisa mengatur besar-kecilnya serta mengubah arah penyinaran dari cahaya tersebut. Seperti contoh sinar matahari, lampu kota, lampu jalanan, lampu panggung, dan lampu ruangan. 11. Mix Light Mix Light adalah penggabungan antara dua cahaya ke dalam sebuah foto. Sebagai seorang fotografer profesional terkadang kita perlu menggunakan teknik ini. Kita bisa menggabungkan beberapa available light misalnya Sinar matahari dengan lampu ruangan Juga bisa menggabungkan beberapa artificial light misalnya Lampu studio dengan lampu flash Jenis Pencahayaan Dalam Fotografi Dibawah ini merupakan berbagai jenis pencahayaan dalam fotografi, diantaranya adalah sebagai berikut ini. 1. Arah Cahaya Bukan hanya kualitas cahaya yang sangat penting di dalam fotografi ini. Namun, arah cahaya juga salah satunya yang bisa menentukan hasil baiknya sebuah foto. Contoh untuk foto yang menggunakan arah cahaya yaitu ketika foto siluet. Pasti cara memotretnya dengan menggunakan arah cahaya yang berlawanan atau menghadap sumber cahaya. 2. Sumber Cahaya Sumber cahaya di dalam fotografi sendiri dibagi menjadi dua jenis yaitu Available Light Artificial Light Available Light merupakan pencahayaan yang memanfaatkan sumber cahaya yang memang sudah tersedia alami. Available light sendiri dibagi menjadi dua yaitu natural light dan ambient light. Untuk sumber cahaya natural light dapat diperoleh dari cahaya matahari, cahaya bulan, cahaya bintang, dan cahaya langit. Sedangkan untuk ambient light dapat diperoleh dari cahaya lampu jalanan, api, cahaya lilin, dan sebagainya. Artificial Light merupakan pencahayaan yang secara sengaja ketika posisi memotret seperti contoh lampu flash kamera, baik itu external maupun internal flash. 3. Intensitas Cahaya Intensitas cahaya sendiri berkaitan erat dengan hubungan timbal balik antara ketersedian cahaya dan kebutuhan kita saat memotret. Banyak aspek yang mempengaruhi intensitas cahaya ini antara lain White Balance Unsur Bayangan Nuansa Foto 4. Kualitas Cahaya Di dalam fotografi sendiri kualitas cahaya dibagi menjadi 2 bagian yaitu Hard Light Soft Light Hard light memiliki perbedaan yang tinggi antara highlight area terang dengan shadow area gelap sehingga menghasilkan kontras yang tinggi. Sedangkan soft light memiliki perbedaan yang rendah antara highlight dengan shadow, sehingga menghasilkan kontras yang rendah. Karakteristik dan Ciri Ciri Cahaya Color Mengacu pada warna cahaya yang ditampilkan dalam sebuah gambar. Direction Mengacu pada asal datangnya sebuah cahaya. Contrast Mengacu pada perbedaan antara bagian yang terang atau bagian yang gelap dari sebuah gambar. Exposure Mengacu pada seberapa terang suatu adegan dan bagaimana hal itu memberikan efek pada suatu gambar. Highlight Mengacu pada bagian yang paling terang dari sebuah gambar. Shadow Mengacu pada bagian yang paling gelap dari sebuah gambar. Quality Mengacu pada seberapa fokus atau tersebarnya cahaya. Demikianlah artikel ini dibuat untuk menambah ilmu pengetahuan tentang fotografi. Semoga kita bersama-sama dapat meningkatkan skill dalam memotret dan bisa menjadi seorang fotografer profesional.